Sejarah Bahasa Pemerograman Fortran

Sejarah Pemrograman Fortran


Fortran adalah salah satu bahasa pemrograman komputer penting.
Fortran dikembangkan pada tahun 1950an oleh International Business Machines Corporation (IBM) dan terutama ditujukan untuk aplikasi ilmiah dan teknik.
Sejak pertama kali didesain, Fortran terus digunakan untuk keperluan komputasi ilmiah dan numerik, terutama di bidang-bidang seperti ilmu komputasi dan pemodelan iklim.
Kenyataan ini membuat Fortran menjadi bahasa pemrograman yang paling umum digunakan untuk aplikasi numerik.
Sebagian orang berpendapat Fortran mencapai popularitasnya karena dibuat mendahului bahasa pemrograman lainnya.
Sebab lain, bahasa pemrograman ini terus disempurnakan serta ditambahkannya berbagai fitur yang berguna bagi aplikasi sains dan teknik.
Fortran juga banyak digunakan karena mempertahankan kompatibilitas dengan versi lama meskipun telah bermunculan versi yang lebih baru.
Bahasa ini juga memiliki kompiler yang mampu menangani kode lebih cepat, sehingga sangat cocok untuk penggunaan ilmiah.
Sebuah tim programer IBM yang dipimpin oleh John Backus, dianggap sebagai peletak pondasi Fortran dan memperkenalkan kompiler pertama pada tahun 1957.
Pada awalnya Fortran diciptakan untuk komputer IBM 704. Dengan struktur kontrol dan komponen input/output bahasa ini segera mencapai popularitas.
Segera, tim ini memperkenalkan kompiler lain yang dirancang untuk digunakan pada model komputer IBM lainnya.
Dalam waktu singkat, produsen lain merasa harus membuat compiler Fortran yang sesuai dengan komputer mereka sendiri sehingga pada tahun 1960an telah terdapat puluhan kompiler.
Sayangnya, penciptaan kompiler berbeda yang begitu banyak menyebabkan masalah kompatibilitas.
Pada tahun 1966, masalah kompatibilitas berhasil ditangani setelah terbentuknya American national standard.
Namun, hal ini tidak sepenuhnya membendung terjadinya variasi. Segera, standardisasi lebih lanjut diperlukan sehingga lahirlah apa yang disebut Fortran 77.
Salah satu fitur yang membuat Fortran menonjol adalah karena portabilitas yang mudah.
Fortran juga relatif mudah dikuasai sehingga orang yang tidak memiliki latar belakang komputer bisa mempelajarinya pula.

Kelebihan :
  • FORTRAN bisa menangani ekspresi matemática dan logika yang kompleks. Pernyataanya cukup pendek dan sederhana.
  • Program FORTRAN yang dikembangkan pada satu tipe komputer bisa dengan mudah dimodifikasi agar bisa bekerja pada tipe yang lain.
 Kekurangan :
  • FORTRAN tidak menangani operasi input dan output pada peralatan penyimpanan seefisien bahasa lain yang levelnya lebih tinggi
  • Memiliki keterbatasan untuk mengekspresikan dan memproses data nonnumerik
  • Tidak bisa dibaca atau dipahami semudah bahasa level tinggi yang 
           Terdapat beberapa hal yang menjadikan bahasa pemrograman Fortran lebih unggul dibandingkan dengan bahasa pemrograman lain yaitu,
  1. proses eksekusi / kompilasi program yang cukup cepat.
  2. metode penulisan program sangat fleksibel, setiap bagian blok program dapat ditulis secara tidak berurutan.
  3. mendukung teknik kompilasi secara menyeluruh (all compilation), maksudnya misalkan kita memiliki 5 buah file Fortran yang saling berhubungan maka semua file tersebut dapat langsung dikompilasi semua dalam satu perintah dengan bantuan makefile yang kita buat, bagian ini akan dijelaskan pada bab yang akan datang.
  4. memilki kompilator (compiler) yang cukup banyak berkembang.
         Masih banyak keunggulan yang dimiliki oleh bahasa pemrograman ini yang mungkin dapat dirasakan ketika kita membuat program.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s